Bekasi — Rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) berlanjut ke tingkat fakultas dan program studi pada Sabtu, 26 September 2026. Setelah sebelumnya mahasiswa baru mengikuti pembukaan ORMABA pada Sabtu, 19 September 2026 dan pendalaman mengenai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta berbagai unit layanan mahasiswa, kegiatan kali ini membawa mahasiswa baru lebih dekat dengan lingkungan akademik yang akan menjadi ruang belajar mereka selama menjalani perkuliahan.
Jika pada rangkaian sebelumnya mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan kampus secara umum, ORMABA tingkat fakultas menjadi momentum untuk mengenal lebih jauh fakultas, program studi, dosen, lingkungan akademik, hingga budaya yang menjadi identitas masing-masing program studi.
Rangkaian ORMABA diawali dengan pembukaan pada 19 September 2026 yang berlangsung semarak. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah aksi panjat tebing yang menampilkan formasi launching “UM ID”, menjadi simbol semangat mahasiswa baru dalam memulai perjalanan baru di UM Indonesia.
Kegiatan kemudian berlanjut pada rangkaian kedua yang memberikan pendalaman mengenai UKM dan unit layanan mahasiswa. Mahasiswa baru tidak hanya dikenalkan pada aktivitas akademik, tetapi juga berbagai ruang pengembangan diri yang dapat diikuti selama menjadi mahasiswa. Hal ini sejalan dengan semangat ORMABA sebagai langkah awal untuk membangun talenta profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter dan kemampuan untuk terus berkembang.
Memasuki rangkaian tingkat fakultas pada 26 September, setiap fakultas menyusun kegiatan dengan karakter dan pendekatan masing-masing. Perbedaan susunan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses internalisasi budaya akademik karena mahasiswa baru mulai memahami bahwa setiap bidang keilmuan memiliki karakter, tradisi, kompetensi, dan cara belajar yang berbeda.
Di Fakultas Pendidikan, misalnya, mahasiswa baru mendapatkan pesan mengenai pentingnya memandang pendidikan sebagai proses mempersiapkan masa depan, bukan sekadar mengejar gelar. Dekan Fakultas Pendidikan, Prof. Dr. Bujang, M.Si., menekankan bahwa dunia pendidikan membutuhkan kemampuan untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan belajar.
“Menjalani perkuliahan bukan hanya tentang mendapatkan gelar, tetapi juga tentang mempersiapkan dan menjalankan masa depan. Pendidikan di masa depan tidak cukup hanya dengan kemampuan mengajar, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, dan terus belajar,” ujar Prof. Dr. Bujang, M.Si.
Sementara itu, Fakultas Agama Islam membawa mahasiswa baru pada penguatan nilai dan karakter sebagai bagian dari perjalanan akademik. Ketua BEM FAI mendorong mahasiswa untuk berani mencoba hal-hal baru dan tidak takut berkembang. Pesan tersebut diperkuat oleh Ketua Panitia yang menegaskan bahwa ORMABA FAI dibangun dalam suasana inklusif, menyenangkan, serta bebas dari perundungan.
Dekan FAI juga menekankan pentingnya kecintaan terhadap ilmu. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki fondasi karakter dan kompetensi sebagai bekal dalam menjalani kehidupan akademik maupun kehidupan di luar kampus.
Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), mahasiswa baru mendapatkan pengenalan yang lebih spesifik mengenai kurikulum baru yang akan menjadi bagian dari perjalanan akademik mahasiswa angkatan 2026. Pengenalan ini menjadi penting agar mahasiswa memahami arah pembelajaran, struktur akademik, serta kompetensi yang akan dikembangkan selama menempuh pendidikan di program studi masing-masing.
Sementara itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengemas rangkaian ORMABA sebagai ruang untuk mengenalkan mahasiswa baru pada lingkungan fakultas sekaligus program studi masing-masing. Berlangsung dari pagi hingga sore, mahasiswa mendapatkan gambaran lebih dekat mengenai dunia akademik FEB serta berbagai aktivitas yang dapat menunjang perkembangan mereka selama berkuliah.
Mahasiswa juga diperkenalkan bahwa kehidupan kampus tidak hanya sebatas hadir di kelas dan mengikuti pembelajaran. Aktivitas organisasi mahasiswa, membangun jejaring dengan sesama mahasiswa, serta memperluas relasi dengan pihak eksternal menjadi bagian dari pengalaman yang dapat memperkaya perjalanan mahasiswa.
Beragam pendekatan yang diterapkan masing-masing fakultas menunjukkan bahwa ORMABA UM Indonesia tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Rangkaian ini menjadi proses bertahap untuk membawa mahasiswa dari pengenalan lingkungan kampus menuju pemahaman yang lebih dekat terhadap bidang keilmuan dan identitas akademiknya.
Melalui kegiatan di tingkat fakultas dan program studi, mahasiswa baru mulai mengenal “rumah akademik” mereka masing-masing. Di sinilah proses internalisasi budaya program studi mulai dibangun, baik melalui pengenalan kurikulum, nilai, karakter keilmuan, organisasi mahasiswa, hingga interaksi langsung dengan sivitas akademika.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan ORMABA UM Indonesia dengan tema “Membangun Talenta Profesional untuk Masa Depan”. ORMABA dirancang sebagai titik awal perjalanan mahasiswa untuk berkembang menjadi talenta profesional yang berkarakter, kompeten, adaptif, dan memiliki semangat untuk terus belajar.
Dengan demikian, setiap tahapan ORMABA memiliki perannya masing-masing. Pembukaan mengenalkan semangat dan identitas baru UM Indonesia, rangkaian pengenalan UKM dan unit layanan memperluas wawasan mahasiswa mengenai kehidupan kampus, sementara kegiatan fakultas dan program studi membawa mahasiswa lebih dekat dengan bidang keilmuan yang akan mereka tekuni.
Dari sini, perjalanan mahasiswa baru UM Indonesia pun mulai memasuki tahap yang lebih personal: bukan lagi sekadar menjadi bagian dari kampus, tetapi mulai memahami siapa mereka sebagai mahasiswa, bidang apa yang mereka tekuni, serta kompetensi dan karakter apa yang perlu mereka bangun untuk mempersiapkan masa depan. (*)
Humas UM Indonesia



