Pastikan Kuliah Lancar, UM Indonesia Bekali Ribuan Maba di ORMABA

Bekasi — Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) Day 2, Senin (21/9/2026), menjadi momentum bagi mahasiswa angkatan 2026 untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, layanan kampus, serta berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Berlangsung di Aula Gedung Suyati, kegiatan ini juga memperkenalkan sejumlah perubahan nomenklatur biro di lingkungan UM Indonesia.


Dalam sesi pengenalan akademik, mahasiswa diperkenalkan dengan DAPA yang kini menjadi Biro Sistem Informasi dan Administrasi Akademik (BISTIK), Biro Administrasi Sumber Daya (BASDA), serta DIKA yang kini menjadi Biro Administrasi Kemahasiswaan (BIMA).


Selain perubahan nomenklatur, mahasiswa mendapatkan informasi mengenai berbagai layanan pendukung perkuliahan, mulai dari administrasi akademik, sistem digital, keuangan, perpustakaan dan literasi ilmiah, hingga layanan kemahasiswaan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta keamanan dan kesejahteraan mahasiswa.


Pengenalan tersebut membantu mahasiswa memahami berbagai layanan yang dapat diakses selama menjalani perkuliahan. Nana, mahasiswa baru UM Indonesia, mengaku kini lebih mengetahui tempat untuk mendapatkan bantuan ketika menghadapi persoalan di lingkungan kampus.


“Sekarang aku jadi tahu harus ke mana kalau misalnya mengalami bullying, pelecehan, atau ada hal lain yang membuat aku nggak nyaman selama kuliah. Jadi, kalau suatu saat ada masalah, aku sudah tahu tempat untuk mencari bantuan dan melapor, dan aku juga jadi lebih paham mengenai layanan administrasi kampus, sampai layanan beasiswa. sebelumnya aku masih bingung harus tanya kemana, tapi setelah dijelasin kemarin jadi lebih jelas dan ga kebingungan lagi, menurut aku informasi ini sangat membantu maba supaya lebih siap menjalani perkuliahan.” ujar Nana.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Expo UKM yang memperkenalkan berbagai organisasi dan komunitas mahasiswa sebagai wadah pengembangan minat, bakat, kreativitas, serta kemampuan berorganisasi. UKM yang diperkenalkan antara lain Menwa, Pramuka, PUSI, PSM, Mapala, Teater Korek, Pusaka, LDK, Lass-Q, Pencak Silat, Cricket, Bola Basket, Sepak Bola, Bola Voli, Petanque, Tarung Derajat, hingga LPM 45.


Bagi Nana, Expo UKM menjadi kesempatan untuk menemukan kegiatan yang sesuai dengan minatnya. Ia tertarik bergabung dengan Mapala karena menyukai kegiatan alam dan petualangan.


“Aku memang suka kegiatan alam dan petualangan. Sebelumnya aku pernah mencoba panjat tebing dan beberapa kali naik gunung. Karena itu, aku tertarik untuk mengenal MAPALA lebih jauh,” ungkapnya.


Selain Mapala, Nana  juga tertarik dengan LPM 45 karena memiliki pengalaman berorganisasi sejak sekolah dan minat pada komunikasi serta jurnalistik.


Melalui ORMABA Day 2, mahasiswa baru diharapkan semakin mengenal wajah baru UM Indonesia, memahami layanan akademik yang tersedia, serta menemukan ruang pengembangan diri melalui berbagai UKM. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses adaptasi mahasiswa angkatan 2026 untuk memulai perjalanan akademik dan kemahasiswaan di Universitas Muhammadiyah Indonesia. (*)

Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah
Humas UM Indonesia