Bekasi – Program Studi S1 Ilmu
Administrasi Negara Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) sukses
melaksanakan Asesmen Lapangan yang diselenggarakan oleh Lembaga Akreditasi
Mandiri Sosial, Politik, dan Hukum (LAMSPAK) pada 17–19 Juli 2026. Kegiatan ini
merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi sebagai upaya menjamin serta
meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Dalam asesmen tersebut, LAMSPAK
menugaskan dua asesor berpengalaman, yakni Prof. Dr. Muhammad Yunus, M.A. dari
Universitas Hasanuddin dan Dr. Hermawan, S.IP., M.Si. dari Universitas
Brawijaya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Program
Studi Ilmu Administrasi Negara.
Selama tiga hari pelaksanaan,
kedua asesor melakukan verifikasi dan validasi berbagai dokumen akademik, tata
kelola program studi, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada
masyarakat, hingga sistem penjaminan mutu internal. Selain itu, asesor juga
melakukan observasi sarana dan prasarana pendukung pembelajaran serta wawancara
dengan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan.
Proses asesmen berlangsung dalam
suasana terbuka dan konstruktif. Tim asesor memberikan berbagai masukan sebagai
bagian dari upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Seluruh sivitas akademika Program Studi Ilmu Administrasi Negara menunjukkan
kesiapan melalui penyajian data yang komprehensif serta pemaparan berbagai
inovasi yang telah dikembangkan selama beberapa tahun terakhir.
"Asesmen lapangan bukan
hanya untuk melakukan verifikasi dokumen, tetapi juga menjadi ruang diskusi
dalam mendorong pengembangan program studi agar semakin adaptif terhadap
kebutuhan masyarakat dan dunia kerja," ujar tim asesor.
Pada kesempatan tersebut, Ketua
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Dila Novita, S.Sos., M.Si., bersama
jajaran pimpinan fakultas dan universitas turut mendampingi seluruh rangkaian
asesmen lapangan. Pendampingan tersebut menjadi bentuk komitmen institusi dalam
memastikan seluruh standar mutu pendidikan telah diterapkan secara optimal.
"Kami telah berupaya
menyiapkan seluruh dokumen, data pendukung, serta berbagai inovasi yang telah
dikembangkan oleh program studi. Harapan kami, proses asesmen ini dapat
memberikan gambaran objektif mengenai komitmen UM Indonesia dalam membangun
budaya mutu yang berkelanjutan," kata Kaprodi Ilmu Administrasi Negara
Dila Novita, S.Sos., M.Si.
Momen penyerahan dokumen hasil
klarifikasi kepada tim asesor menjadi simbol berakhirnya seluruh rangkaian
asesmen lapangan. Penyerahan dokumen tersebut sekaligus menandai komitmen
Program Studi Ilmu Administrasi Negara dalam menjalankan tata kelola akademik yang
transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.
Selain menjadi proses evaluasi,
asesmen lapangan juga menjadi ruang diskusi antara asesor dan sivitas akademika
mengenai berbagai peluang pengembangan program studi di masa mendatang.
Berbagai masukan yang diberikan diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan
dalam meningkatkan kualitas layanan akademik, penelitian, pengabdian kepada
masyarakat, serta tata kelola kelembagaan.
Keberhasilan pelaksanaan asesmen
lapangan ini menunjukkan kesiapan Program Studi Ilmu Administrasi Negara dalam
memenuhi standar mutu pendidikan tinggi nasional. UM Indonesia optimistis hasil
asesmen akan mencerminkan berbagai upaya yang telah dilakukan selama ini untuk
menghadirkan pendidikan berkualitas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta
mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Sejalan dengan semangat
transformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Indonesia, kegiatan asesmen
lapangan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat budaya mutu
sekaligus meningkatkan reputasi akademik universitas di tingkat nasional. (*)
Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah
Humas UM Indonesia




