Bekasi — Memulai perjalanan akademik di jenjang magister, mahasiswa baru Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) mendapat pembekalan mengenai sistem akademik, layanan kemahasiswaan, hingga fasilitas kampus melalui Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) Tahun Akademik 2026/2027, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ORMABA diawali dengan penyambutan mahasiswa baru oleh jajaran pimpinan UM Indonesia. Dekan Fakultas Pascasarjana UM Indonesia, Prof. Dr. Dindin Abidin, M.Si. , menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa yang kini memulai perjalanan akademiknya di kampus yang telah bertransformasi menjadi UM Indonesia. Ia berharap transformasi tersebut menjadi langkah menuju kampus berstandar internasional sekaligus mengajak mahasiswa untuk menikmati proses perkuliahan dan menyelesaikan studi bersama.
“Selamat datang di kampus yang telah bertransformasi menjadi UM Indonesia. Harapannya, penggunaan nama Indonesia ini dapat menjadi langkah bagi kita untuk menjadi kampus internasional. Nikmati proses perkuliahan. Pesan dari Rektor, ketika mahasiswa sudah masuk UM Indonesia, harus dipastikan lulus. Mari kita sama-sama berproses dan lulus bersama, jangan sampai ada yang tertinggal,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UM Indonesia, Prof. Ir. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU menyampaikan pesan bahwa mahasiswa pascasarjana tidak hanya dituntut memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan ilmu tersebut menjadi solusi bagi berbagai persoalan.
“Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang terpilih, karena diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada jenjang pascasarjana. Artinya, ““Bapak dan Ibu akan naik level. Kalau di jenjang S1 kita lebih banyak mengenal ilmu pengetahuan, maka di pascasarjana kita tidak hanya belajar ilmu, tetapi bagaimana ilmu pengetahuan itu bekerja dan dapat memberikan solusi bagi berbagai persoalan,” tuturnya.
Selain penyambutan dari jajaran pimpinan, rangkaian ORMABA juga diisi dengan pengenalan berbagai layanan akademik dan kemahasiswaan yang akan mendukung mahasiswa selama menempuh pendidikan S2 di UM Indonesia. Materi disampaikan oleh Kepala Biro Sistem Informasi dan Administrasi Akademik (BISTIK), Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan (BIMA), serta Kepala Perpustakaan UM Indonesia.
Rangkaian ORMABA kemudian dilanjutkan dengan pengenalan layanan akademik dan kemahasiswaan yang disampaikan oleh Kepala Biro Sistem Informasi dan Administrasi Akademik (BISTIK), Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan (BIMA), serta Kepala Perpustakaan UM Indonesia. Materi tersebut membekali mahasiswa baru dengan pemahaman mengenai administrasi akademik, layanan kemahasiswaan, sistem informasi, serta akses terhadap sumber literatur selama menjalani studi di jenjang magister. (*) Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah Humas UM Indonesia



