Bekasi — Sebanyak 112 peserta mengikuti Orientasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap 3 di Hotel Merapi Merbabu, Bekasi, Kamis (1/10). Digelar secara luring dan melalui Zoom, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih jauh proses pembelajaran yang akan mereka jalani selama mengikuti PPG.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., mengatakan PPG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan guru memiliki kompetensi dan pengakuan profesional.
“Hari ini jadi awal penguatan komitmen kita untuk bertumbuh,” ujar Nunuk.
Ia juga menjelaskan bahwa sertifikat profesi menjadi bentuk pengakuan negara terhadap profesi guru. Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 3 juga mengikuti program dengan beasiswa penuh dan tanpa dipungut biaya.
Sementara itu, Prof. Dr. Muhammad Dai, M.Si., Apt., yang membuka kegiatan, mengajak peserta melihat PPG bukan hanya sebagai proses untuk mendapatkan sertifikat profesi. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru perlu berjalan bersama dengan pembentukan karakter dan nilai moral.
“Excellent merupakan makna yang selalu memotivasi lebih baik lagi, standar diri masing-masing,” katanya.
Muhammad Dai juga menyampaikan bahwa proses PPG perlu membentuk guru yang profesional sekaligus memiliki karakteristik Muhammadiyah dan semangat berkemajuan.
Dalam sesi materi, peserta mendapat pembahasan mengenai “Mewujudkan Manusia yang Unggul”. Salah satu hal yang dibahas adalah peran guru dalam menghadirkan pendidikan yang profesional sekaligus mendukung kesejahteraan guru.
Tak hanya materi umum, peserta juga dikenalkan dengan struktur kurikulum dan alur pembelajaran melalui Learning Management System (LMS) PPG Guru Tertentu Tahap 3. Penjelasan ini memberikan gambaran kepada peserta mengenai tahapan pembelajaran dan aktivitas yang akan mereka ikuti selama program berlangsung.
PPG tahap ini juga diikuti oleh peserta penyandang disabilitas. Mereka mendapat kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan profesi guru bersama peserta lainnya.
Dengan mengikuti orientasi ini, peserta mendapat gambaran awal tentang sistem pembelajaran, kurikulum, dan penggunaan LMS sebelum memasuki tahapan PPG selanjutnya.
Muhammad Dai mengingatkan peserta untuk mengikuti proses tersebut dengan sungguh-sungguh.
“Dengan mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, akan lahir pendidik yang mencerahkan dan mewujudkan generasi emas di bangsa yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Humas UM Indonesia



