BEKASI – Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Campus Golf Championship (ICGC) sebagai bagian dari rencana pengembangan ICGC 2027 menjadi turnamen golf antarkampus berskala nasional. Penjajakan tersebut dibahas dalam kunjungan Ketua Organizing Committee (OC) Turnamen Golf ICGC, Dr. Eko Rohmat Ferdiansyah, ke Kampus UM Indonesia, Bekasi, Rabu (7/10).
Kerja sama ini dinilai strategis karena pelaksanaan ICGC Series 1 hingga Series 3 sebelumnya berlangsung di Jawa Timur. Sementara itu, ICGC Series 4 direncanakan berlangsung di Jakarta, sehingga keberadaan UM Indonesia di Bekasi menjadi salah satu potensi strategis dalam pengembangan turnamen golf antarkampus tersebut.
Ketua OC Turnamen Golf ICGC, Dr. Eko Rohmat Ferdiansyah, mengatakan UM Indonesia dipandang memiliki keterbukaan terhadap berbagai hal baru yang bersifat strategis. Menurutnya, kolaborasi dengan UM Indonesia sejalan dengan tujuan ICGC untuk memperluas skala dan keterlibatan perguruan tinggi dalam turnamen golf.
“Selaras dengan tujuan ICGC di 2027 untuk menjadikan turnamen ini menjadi turnamen golf antarkampus dengan skala nasional, kerja sama dengan UM Indonesia dirasa sangat strategis,” ujar Eko.
Selain menjadi bagian dari pengembangan olahraga golf di lingkungan perguruan tinggi, kerja sama tersebut juga membuka peluang bagi mahasiswa UM Indonesia untuk terlibat langsung dalam penyelenggaraan event berskala nasional. Mahasiswa nantinya berpotensi dilibatkan dalam kepanitiaan sekaligus berpartisipasi sebagai peserta yang mewakili kontingen UM Indonesia.
Eko menilai keterlibatan mahasiswa dalam penyelenggaraan turnamen dapat menjadi ruang pembelajaran untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh di kampus ke dalam dunia nyata.
“Dengan terlibat dalam event turnamen golf dengan taraf nasional, teman-teman mahasiswa langsung belajar apa itu nilai profesionalitas dan tanggung jawab,” katanya.
Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Di sisi lain, keterlibatan dalam olahraga golf juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dan mempelajari cabang olahraga yang relatif baru bagi sebagian mahasiswa.
Kerja sama ICGC dan UM Indonesia juga berpotensi memberikan dampak terhadap penguatan citra institusi. Selain mengangkat citra dan prestise UM Indonesia melalui keterlibatan dalam turnamen berskala nasional, ICGC juga menyiapkan uang pembinaan senilai *Rp25 juta* untuk mendukung pembinaan UKM Golf UM Indonesia.
Ke depannya, Eko berharap penjajakan ini dapat berlanjut pada kesepakatan kerja sama dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UM Indonesia dan PT Indonesia Golf Berprestasi selaku pemegang hak ICGC. Kesepakatan tersebut nantinya akan menjadi langkah awal untuk mengajukan audiensi kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi terkait rencana pelaksanaan turnamen, termasuk upaya menjadikan ICGC sebagai salah satu agenda resmi kementerian.
Melalui penjajakan kerja sama ini, UM Indonesia tidak hanya berpeluang menjadi bagian dari pengembangan olahraga golf antarkampus, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman profesional melalui keterlibatan langsung dalam penyelenggaraan event berskala nasional.
Humas UM Indonesia
