Bekasi- Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, sebagai salah
satu kampus Bekasi terkemuka, kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian
masyarakat. Pada Rabu, 23 Juli 2025, UNISMA Bekasi sukses menyelenggarakan
seminar bertema "Menjadi Ibu Cerdas dalam Memilih Makanan Halal dan Baik
untuk Keluarga" di Gedung I lantai 3. Acara ini merupakan inisiatif dari
program studi S1 Agribisnis, Fakultas Pertanian (FAPERTA) UNISMA Bekasi, yang
juga dikenal sebagai salah satu pilihan terbaik untuk kuliah Agribisnis di
Bekasi.
Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta, mayoritas terdiri
dari para ibu rumah tangga, mahasiswa yang sedang menempuh kuliah di Bekasi, serta masyarakat
umum yang memiliki perhatian tinggi terhadap konsumsi makanan halal dan
berkualitas. Seminar ini memperkuat peran pendidikan tinggi di Bekasi dalam meningkatkan kualitas hidup
masyarakat.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber ahli di bidang
kesehatan, hukum, dan pangan, yang semuanya memiliki kapabilitas mumpuni dalam
menyampaikan informasi penting: M.
Ikhwan Rahmanto, S.TP., M.Si, Kepala Lab Manajemen Agribisnis UNISMA Bekasi; Musyaffa Amin Ash
Shabah, S.H.I., M.H, Kepala Prodi Hukum Keluarga (Ahwal Syakhshiyah) UNISMA Bekasi; dan dr. Hemalia,
M.K.K.K., Kepala UPTD Puskesmas Karang Kitri.
Para narasumber membahas secara mendalam pentingnya peran
seorang ibu dalam menjaga asupan makanan halal dan thayyib (baik dan
bergizi). Mereka juga membagikan tips cerdas dalam membaca label kemasan,
memahami komposisi bahan makanan, serta memeriksa sertifikasi halal yang
kredibel. Seminar ini sangat relevan bagi masyarakat Bekasi yang ingin meningkatkan pemahaman tentang gaya hidup sehat
dan Islami.
Dalam sesinya, Musyaffa Amin Ash Shabah, S.H.I., M.H., Shabah
menekankan pentingnya menjauhi hal-hal yang syubhat demi menjaga agama
dan kehormatan.
“Barang siapa menjaga diri dari perkara yang subhat, maka ia
telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Namun barang siapa terjatuh dalam syubhat,
maka ia seperti pengembala yang mengembala di sekitar larangan, dikhawatirkan
ia akan masuk ke dalamnya” ujarnya mengutip Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim.
Selanjutnya, M. Ikhwan Rahmanto, S.TP., M.Si., mengingatkan
peserta untuk selalu teliti dalam memilih makanan, terutama terkait kandungan
di dalamnya.
“Dalam islam, keharaman hewan babi bersifat menyeluruh,
tidak hanya pada dagingnya, tetapi juga bagian tubuh lainnya yang bisa menjadi
bahan campuran makanan atau produk lainnya. Penting bagi muslim untuk selalu
memeriksa kandungan suatu produk sebelum dikonsumsi” jelasnya, menyoroti aspek
penting dalam mata kuliah yang diajarkan di universitas Agribisnis di Bekasi
ini.
Terakhir, dr. Hemalia, M.K.K.K., memaparkan urgensi mengonsumsi makanan thayyiban. Menurutnya, “Makanan tayyiban adalah makanan yang bersih, halal dan bermanfaat bagi tubuh, karena bisa menjaga kesehatan fisik dan mental, membantu perkembangan otak, mencegah penyakit degeneratif, keseimbangan hidup, dan pembentukan akhlak mulia.”
Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang antusias dari para peserta. Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dan diharapkan seminar serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin oleh UNISMA Bekasi, khususnya oleh program studi Agribisnis FAPERTA. Para peserta merasa sangat terbantu dan memperoleh pemahaman baru tentang cara mengecek kehalalan serta kandungan gizi makanan, yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari keluarga di Bekasi. Ini menunjukkan komitmen Universitas Islam 45 sebagai universitas Agribisnis di Bekasi yang berkualitas dalam memberikan pendidikan tinggi yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat. (humasunismabekasi)







