Jakarta — Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi kembali mencatat momen bersejarah dengan menyelenggarakan Wisuda ke-46 pada Rabu, 12 November 2025, bertempat di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sebanyak 908 wisudawan dari 7 Fakultas dan 1 Sekolah Pascasarjana resmi dikukuhkan oleh Rektor UNISMA Bekasi, Dr. Amin, S.Pd., M.Si.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Islam 45 Prof. Dr. Sofyan Anip, M.Si., Majelis DIKTI LITBANG PP Muhammadiyah Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., perwakilan dari LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten Gina Indriani, S.Si., M.T., Kopertais Wilayah II Jawa Barat Prof. Dr. H. Wawan Hermawan, M.Ag., serta perwakilan Yayasan Pendidikan Islam “45” Bekasi Bapak Budi Bayuadji dan Ibu Yeni Anggraeni, mitra perbankan seperti Bank BSI, BNI, dan Bank Mega Syariah, serta Ikatan Alumni UNISMA (IKA UNISMA) Dr. Armilin, S.Pd., M.Pd.
Pesan Rektor: Alumni Sebagai Insan Khairu Ummah
Dalam sambutannya, Rektor UNISMA Bekasi, Dr. Amin, S.Pd., M.Si., menyampaikan ucapan selamat kepada 908 wisudawan yang berasal dari tujuh fakultas dan satu sekolah pascasarjana, serta kepada para orang tua yang telah mendukung perjalanan pendidikan putra-putrinya. Rektor menegaskan bahwa identitas sebagai alumni merupakan bentuk kebanggaan dan tanggung jawab moral. Ia juga mengajak para lulusan untuk terus menjalin hubungan baik dengan almamater dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Identitas sebagai alumni dapat menjadi mitra UNISMA Bekasi,” ujar Rektor UNISMA Bekasi. “UNISMA Bekasi terus memperbaiki kurikulum untuk menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Kami memiliki visi menghasilkan lulusan yang menjadi insan khairu ummah, yaitu orang-orang yang bermanfaat bagi masyarakat.”
Ia menegaskan bahwa UNISMA Bekasi terus memperbaiki kurikulum agar selaras dengan kebutuhan masyarakat, sejalan dengan visinya untuk menghasilkan lulusan yang menjadi insan khairu ummah, yaitu orang-orang yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pesan Ketua BPH: Momentum Transformasi dan Perubahan
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Islam 45, Prof. Dr. Sofyan Anip, M.Si., menyampaikan bahwa wisuda ini bukan hanya perayaan kelulusan, tetapi juga momentum untuk mempersiapkan masa depan.
“Ini adalah hari berhenti sementara untuk menatap masa depan yang jauh lebih panjang dan harus dipersiapkan dengan baik,” pesannya.
Ia menambahkan bahwa UNISMA Bekasi kini dalam proses bertransformasi menuju perguruan tinggi yang unggul, mendunia, dan berdampak. Sebagai bentuk dukungan, alumni UNISMA Bekasi akan mendapatkan potongan biaya SPP sebesar 50% jika melanjutkan studi S2 di perguruan tinggi Muhammadiyah.
Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dari Majelis DIKTI LITBANG PP Muhammadiyah, menegaskan bahwa UNISMA Bekasi sedang dalam proses transformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) — hasil sinergi dari tiga universitas unggulan Muhammadiyah, yakni Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
“Ketiganya akan menyatukan energi dan potensi untuk membangun UNISMA Bekasi menjadi UM.ID yang unggul, mencerahkan, dan mendunia,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa ke depan, UM.ID akan membuka jenjang pendidikan doktor (S3) serta menghadirkan program studi lainnya yang adaptif, progresif dan moderatif sesuai perkembangan zaman.
Momentum Bahagia dan Penuh Harapan
Acara wisuda berlangsung khidmat dan penuh rasa haru. Para wisudawan, didampingi keluarga dan dosen, mengikuti prosesi dengan penuh kebanggaan. Momen pengalungan medali, pengucapan janji wisuda, dan doa bersama menjadi penutup yang mengesankan dari perjalanan akademik mereka.
Sorak bahagia dari para wisudawan dan keluarga menambah hangat suasana di Gedung Sasana Kriya, menandai langkah baru bagi para lulusan UNISMA Bekasi menuju dunia profesional dan pengabdian masyarakat. (humasunismabekasi)





