Diterima Wamen Menteri ATR/BPN , UM Indonesia Bekasi Perkuat Kerja Sama dengan LavAni

Yogyakarta – Universitas Muhammadiyah (UM) Indonesia Bekasi memperkuat langkah strategisnya dalam mendukung pendidikan atlet dengan melakukan kunjungan ke manajemen tim bola voli LavAni dan diterima langsung oleh Wakil Menteri ATR/BPN RI sekaligus manajer tim, Ossy Dermawan, di Artotel Suites Bianti.


Kunjungan ini dipimpin Wakil Rektor III, Prof. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi, dalam rangka membahas perpanjangan kerja sama sekaligus implementasi program pendidikan bagi atlet LavAni yang menempuh studi di UM Indonesia Bekasi.


“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Indonesia Bekasi sebagai tempat untuk mengembangkan pendidikan para atlet,” kata Sri Atmaja.


Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya skema pembelajaran yang fleksibel dan berkelanjutan, agar atlet tetap mampu menjalankan pendidikan tanpa mengganggu performa profesional mereka. Apresiasi atas dukungan kampus terhadap tim LavAni pun turut disampaikan dalam kesempatan tersebut.


“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan secara langsung di pertandingan, sehingga menambah semangat anak-anak,” ujar Ossy.


Sebagai bentuk konkret dukungan, UM Indonesia Bekasi memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa yang juga merupakan atlet LavAni, yakni Prasojo, Musabikhan, Banin Rahastyo, Boy Arnez Arabi, Nanda Waliyu, dan Hendra Kurniawan.


Seluruh mahasiswa tersebut merupakan penerima beasiswa penuh (Fullbright), yang menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa secara seimbang antara akademik dan olahraga prestasi.


Direktur DIKA, Dr. Hasan Basri, menegaskan bahwa kampus hadir tidak hanya sebagai penyedia pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam perjalanan karier atlet.


“UM Indonesia Bekasi siap memfasilitasi para atlet yang ingin melanjutkan studi ke jenjang magister,” ujar Hasan Basri.


Sementara itu, Wakil Dekan FKIP, Dr. Tatang Iskandar, menyebut kolaborasi ini sebagai model ideal sinergi antara perguruan tinggi dan olahraga profesional.


“Ini bisa menjadi role model yang baik, di mana atlet berprestasi tetap mampu menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi,” ujar Tatang.


Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman untuk melanjutkan kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan, termasuk penguatan implementasi program pendidikan bagi atlet LavAni di lingkungan UM Indonesia Bekasi. (*)

Abidin Nurfarizi