CIKARANG UTARA – SMAN 1 Cikarang Utara menyelenggarakan
kegiatan Pesantren Ekologi 2026 sebagai upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan
pada generasi muda dengan menghadirkan
Dr. Siti Nurhidayah, S.Psi., M.Si., Psikolog, dosen Psikologi Universitas Islam
45 (UNISMA Bekasi) yang saat ini tengah berproses transformasi menjadi
Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) sebagai narasumber utama.
Kegiatan yang diikuti sekitar 500 siswa ini dilaksanakan
pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 07.00–12.00 WIB, bertempat di lingkungan SMAN
1 Cikarang Utara.
Pesantren Ekologi merupakan program pendidikan yang
mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dengan nilai-nilai spiritual.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami bahwa menjaga lingkungan bukan
hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab manusia sebagai
khalifah di bumi.
Ketua pelaksana kegiatan, Fikri Haekal Anwar, S.Pd, menjelaskan
bahwa Pesantren Ekologi menekankan pentingnya membangun kebiasaan menjaga
lingkungan sejak usia sekolah.
“Pesantren Ekologi adalah konsep kegiatan yang menekankan
pentingnya menjaga lingkungan, seperti menjaga kebersihan, peduli terhadap
tanaman dan pohon, serta membiasakan penggunaan energi secara hemat di
lingkungan sekolah,” ujarnya.
Menurut Fikri, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan
kesadaran siswa untuk menjaga lingkungan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di
rumah dan lingkungan sekitar. Dengan menjaga kebersihan dan kelestarian alam,
potensi terjadinya bencana lingkungan diharapkan dapat diminimalkan.
Ia menambahkan, pendekatan Pesantren Ekologi memiliki
perbedaan dengan pendidikan lingkungan yang biasanya diajarkan di sekolah.
“Perbedaannya adalah disertakannya dalil dari kitab suci
masing-masing agama tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini
bertujuan memperkuat keyakinan siswa bahwa menjaga alam merupakan bagian dari
tugas manusia sebagai khalifah di bumi,” jelasnya.
“Dari perspektif psikologi, kesadaran lingkungan perlu
dibangun sejak usia sekolah agar siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga
alam, tetapi juga mampu membentuk perilaku yang lebih bertanggung jawab
terhadap lingkungan,” jelasnya.
Lebih lanjut Dr. Siti Nurhidayah mengatakan bahwa melalui kegiatan Pesantren
Ekologi ini, diharapkan muncul perubahan perilaku positif pada siswa, seperti
meningkatnya kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,
berkurangnya perilaku konsumtif yang merusak alam, meningkatnya interaksi
positif dengan lingkungan alam, serta kemampuan mengendalikan penggunaan gawai
agar tidak berlebihan.
Keterlibatan dosen UM Indonesia (UNISMA Bekasi) dalam
kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi akademisi perguruan tinggi dalam
memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui
kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi, diharapkan nilai-nilai
kepedulian lingkungan, tanggung jawab sosial, dan kesadaran spiritual dapat
terus ditanamkan kepada para siswa sebagai bekal menghadapi tantangan masa
depan.
Sementara, pihak sekolah yang disampaikan melalui Fikri, berharap
para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara
akademik, tetapi juga memiliki kesadaran sosial dan spiritual dalam menjaga
lingkungan sebagai rumah bersama. (*)
Humas
Abidin Nurfarizi / Ratih Firdiyah
