FISIP UNISMA Bekasi dan PSPKP Kota Bekasi Dorong Optimalisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Diskusi Publik

Bekasi, 23 Desember 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, yang saat ini tengah bertransformasi menuju Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Diskusi Publik bertema “Optimalisasi Peran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam Pembangunan Kota Bekasi” yang digelar pada Selasa (23/12/2025) di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi/Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID).

 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh FISIP UNISMA Bekasi/UM.ID bekerjasama dengan Pusat Studi Pembangunan dan Kebijakan Publik (PSPKP) Kota Bekasi sebagai forum dialog multipihak yang melibatkan unsur Pemerintah Daerah, DPRD Kota Bekasi, akademisi, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil. Diskusi publik ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman bersama serta merumuskan rekomendasi strategis dalam optimalisasi peran TJSL sebagai instrumen pendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

Dekan FISIP UNISMA Bekasi/UM.ID, Drs. Yanto Supriyatno, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mengawal kebijakan publik melalui pendekatan akademik dan berbasis data. “FISIP UNISMA Bekasi/UM.ID memandang diskusi publik ini sebagai bagian dari komitmen kampus dalam mendorong kebijakan pembangunan daerah yang partisipatif, berbasis kajian ilmiah, dan berorientasi pada keberlanjutan. TJSL harus diposisikan sebagai instrumen strategis yang terintegrasi dengan perencanaan pembangunan, bukan sekadar program bantuan sesaat,” ujarnya.

 

Anggota Komisi I DPR RI, Mahfudz Abdurrahman, S.Sos. dalam sambutannya sebagai keynote speaker menyampaikan bahwa potensi TJSL di Kota Bekasi sangat besar. Kota Bekasi sudah memiliki peraturan daerah yang mengatur TJSL, namun dalam implementasinya masih belum optimal. “Forum diskusi seperti ini sangat penting diadakan agar TJSL dapat diimplementasikan lebih optimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi,” tegasnya.

 

Hadir sebagai narasumber diskusi dari Bappelitbangda Kota Bekasi, Slamet Gunawan; Bapenda Kota Bekasi; Presiden Direktur Yayasan Qudwah Internasional, Lukman Hakim, ST; Ketua PHRI Kota Bekasi, Yogi Kurniawan, S.I.Kom; Ketua HIPMI Kota Bekasi, Farah Rizky; dan KADIN Kota Bekasi, Aji Ali Sabana. Selain itu hadir pula perwakilan dari Dinas Sosial Kota Bekasi, Ahmad Istikhori serta Kepala Pusat Studi Pembangunan dan Kebijakan Publik Kota Bekasi, Rofiudin, S.IP., M.Sos. Acara dipandu oleh Dr. M. Harun Alrasyid, M.Si. selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan, UNISMA Bekasi/UM.ID.

 

Diskusi publik ini mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari tantangan implementasi TJSL di Kota Bekasi, pentingnya sinkronisasi program TJSL dengan prioritas pembangunan daerah, hingga penguatan kolaborasi multipihak antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi rujukan kebijakan Pemerintah Kota Bekasi dalam mengoptimalkan peran TJSL. FISIP UNISMA Bekasi/UM.ID berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan pembangunan daerah melalui kegiatan akademik, kajian ilmiah, dan kolaborasi lintas sektor.

 

(Kontributor FISIP, Ed : Humas UNISMA Bekasi).

FISIP Universitas Islam 45 Bekasi dan PSPKP Kota Bekasi Dorong Optimalisasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Diskusi Publik 1