Bekasi– Seminar dan Pameran Teknologi Bisnis Digital 2024, kerja sama antara E-Belajar dan Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, sukses digelar. Acara ini merupakan ajang diskusi mahasiswa sebagai penerus pengusaha muda generasi Z, pelaku bisnis, pengembang teknologi, dan akademisi guna mengeksplorasi penemuan modern pada teknologi digital yang bisa mendorong kemajuan global bisnis. Kegiatan ini berlangsung pada 16 Desember 2024, gedung L lantai 2.
Seminar dan pameran ini mengusung tema
"Teknologi Bisnis Digital", mendatangkan pembicara ahli, lokakarya interaktif, dan
pameran teknologi. Produk yang dipamerkan mencakup software manajemen bisnis, kecerdasan buatan (AI), sampai solusi
pemasaran digital modern.
Acara dibuka oleh oleh Rektor UNISMA Bekasi Dr. Amin, S.Pd., M.Si., di dampingi Warek I Bidang Akademik Yudha Asmara Dwi Aksa, S.Sos, M.I.Kom., dan Warek IV Bidang Penelitian, Pengabdian Pada Masyarakat, Kepustakaan, Kerja Sama, dan Pengembangan Usaha Dr. H. M. Harun Alrasyid, M.Si. Para peserta kegiatan ini berasal dari mahasiswa dan dosen UNISMA Bekasi.
Pembicara pada seminar ini merupakan
CEO Perusahaan Teknologi Nasional yaitu Yusep Maulana, M.Kom., dan CEO PT.
Adijaya Sakti Wicaksana Woko Hadi Pristiawan, S.Kom., MBA.
Tujuan dari acara ini adalah untuk
mendorong para pengusaha muda mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan
produktivitas, efisiensi dan daya saing di era digital. Selain itu, seminar ini
juga menjadi ajang networking antara
pelaku bisnis dan penyedia solusi teknologi.
Kegiatan ini mencakup berbagai
kegiatan, termasuk seminar panel untuk membahas tren teknologi terkini,
lokakarya interaktif untuk melatih peserta tentang cara menggunakan teknologi
baru dan area pameran untuk dinikmati pengunjung dengan cara yang menarik.
Teknologi memungkinkan kita untuk mencoba produk secara langsung. Selain itu,
peserta juga berkesempatan berdiskusi dengan narasumber pada acara ini.
Atining, salah satu mahaiswa peserta
seminar bertanya, “Apa tantangan terbesar dalam implementasi teknologi terhadap
bisnis di zaman gen Z?” pertanyaan yang dilontarkan Atining itu langsung di
sambut oleh Woko Hadi.
“Jangan pernah takut membayangkan apa yang
belum pernah terjadi, tetap harus positif
thinking karena dapat menghasilkan positif action. Semua berdasarkan mindset,
namun tetap perlu menyediakan tools,”
jawab Woko Hadi.
Yusep Maulana, pembicara kedua
menambahkan, “Gen Z positifnya adalah orang multitasking.
Problemnya adalah data. Banyak data yang tidak bisa dimanfaatkan. Kita harus
perhatikan kepentingan dan pemanfaatan data juga,” tambahnya.
Seminar dan Pameran Teknologi Bisnis Digital 2024 ini pun diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku bisnis dalam menghadapi tantangan dan peluang era transformasi digital. (humasunismabekasi)






