Mahasiswa UM Indonesia Borong Juara Nasional Kompetisi AI, Buktikan Kreativitas Generasi Digital

BEKASI – Artificial Intelligence (AI) tidak lagi sekadar menjadi tren teknologi, tetapi telah menjadi kompetensi yang menentukan daya saing generasi muda di era digital. Kemampuan tersebut berhasil dibuktikan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia/UNISMA Bekasi) yang sukses meraih prestasi nasional dalam Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) 2026.


Pada ajang yang mempertemukan mahasiswa dan dosen Ilmu Komunikasi dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia tersebut, tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UM Indonesia berhasil memborong empat gelar juara pada kategori kompetisi berbasis AI dan e-sport.


SILAT APIK PTMA 2026 merupakan agenda nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (APIK PTMA) sebagai wadah kolaborasi akademik sekaligus pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen Ilmu Komunikasi. Selain menghadirkan seminar ilmiah dan forum diskusi, kegiatan ini juga menggelar berbagai kompetisi yang menantang kreativitas, inovasi, serta kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan artifisial secara etis untuk menjawab tantangan komunikasi di era transformasi digital.


Dalam kompetisi tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UM Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di sejumlah kategori. Sandi Fajar Septiana (NPM 41182037240035) sukses meraih Juara III Best Visual AI Generated Poster serta Juara III E-Sport Mobile Legends, menunjukkan kemampuan yang tidak hanya unggul dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk menghasilkan karya visual kreatif, tetapi juga di bidang e-sport.


Prestasi lainnya diraih Kamila Roihana (NPM 41182037240021) yang berhasil menyabet Juara II Best Prompt AI Generated Poster. Capaian tersebut mencerminkan kemampuan dalam merancang prompt AI yang efektif sehingga mampu menghasilkan karya visual yang inovatif dan berkualitas.


Tak kalah membanggakan, Siti Nuramanah (NPM 41182037240038) berhasil meraih Juara III AI Generated Video melalui karya video berbasis AI yang dinilai memiliki kreativitas, inovasi, serta kualitas komunikasi visual yang kompetitif.


Secara keseluruhan, tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UM Indonesia berhasil membawa pulang empat gelar juara dalam ajang SILAT APIK PTMA 2026. Raihan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UM Indonesia tidak hanya memiliki kompetensi di bidang komunikasi, tetapi juga mampu mengintegrasikan kreativitas dengan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence untuk menghasilkan karya yang inovatif dan berdaya saing di tingkat nasional.


Salah satu peraih penghargaan, Sandi Fajar Septiana, mengaku bangga dapat membawa nama baik UM Indonesia di tingkat nasional. Menurutnya, kompetisi ini menjadi pengalaman berharga karena tidak hanya menguji kemampuan teknis dalam memanfaatkan AI, tetapi juga melatih kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir strategis.


"Kompetisi ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kami dituntut tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga mampu mengolah ide menjadi karya yang kreatif dan memiliki nilai komunikasi. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan membuktikan bahwa mahasiswa UM Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional," ujar Sandi.


Kepala Subdirektorat Minat dan Bakat Mahasiswa UM Indonesia, Nastain, S.I.P., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswa Ilmu Komunikasi. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, dukungan dosen, serta komitmen universitas dalam membangun budaya akademik yang mendorong lahirnya inovasi dan prestasi.


"Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UM Indonesia tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berinovasi dan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence secara kreatif, etis, dan produktif. Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa kita mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di tingkat nasional. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mengikuti berbagai kompetisi, serta membawa nama baik UM Indonesia di tingkat nasional maupun internasional," ujar Nastain, S.I.P.


Ia menambahkan bahwa UM Indonesia akan terus memperkuat pembinaan minat dan bakat mahasiswa melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi kompetisi sebagai bagian dari strategi universitas dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi.


Prestasi mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam SILAT APIK PTMA 2026 semakin mempertegas komitmen UM Indonesia dalam mendorong lahirnya talenta muda yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai kreativitas dan etika. Di tengah pesatnya transformasi digital, capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UM Indonesia mampu mengubah perkembangan Artificial Intelligence menjadi peluang untuk berkarya, berinovasi, dan berprestasi di tingkat nasional.


Melalui berbagai prestasi akademik maupun nonakademik yang terus diraih mahasiswa, UM Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mencetak lulusan berdaya saing, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa di era digital.

Abidin Nurfaizi - Ratih Firdiyah
Humas UM Indonesia (UNISMA Bekasi)