Bekasi, 7 Januari 2025 — Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi menggelar Serah Terima Jabatan Rektor dan Silaturahmi Civitas Akademika sebagai momentum awal transisi kepemimpinan sekaligus penguatan arah transformasi kelembagaan. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Gedung Suyati, Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi.
Serah terima jabatan dilakukan dari Dr. Amin, S.Pd., M.Si., selaku Rektor Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi periode 2023–2025, kepada Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., yang resmi mengemban amanah sebagai Rektor periode 2025–2029.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UNISMA Bekasi periode 2025–2029, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menegaskan bahwa amanah aru yang diembannya merupakan tanggung jawab besar yang diterima dengan penuh kesadaran. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah atas kepercayaan yang diberikan untuk memanajemen UNISMA Bekasi menuju universitas Muhammadiyah yang unggul.
“Amanah ini berat, tetapi azas pantang menolak tugas membuat saya menerimanya. Cita-cita besar Muhammadiyah bukan cita-cita pribadi, melainkan motivasi untuk menjadikan lembaga pendidikan sebagai pusat keunggulan dan sarana transformasi menuju khairu ummah,” tegasnya.
Prof. Nazaruddin juga memaparkan visi kampus ke depannya, sebagai center of excellence yang tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga membangun kebudayaan luas yang bermuara pada kesejahteraan umat. Pendidikan, menurutnya, harus melahirkan insan Ulul Albab yang beriman, berilmu, dan berdaya saing. Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menekankan pentingnya konsolidasi menyeluruh. Mulai dari konsolidasi struktural dan manajerial, konsolidasi ideal untuk menyatukan visi seluruh civitas akademika, hingga konsolidasi sumber daya manusia yang berlandaskan disiplin, karakter, dan nilai-nilai ilahiah.
“Dalam setiap goncangan, tingkat ketakwaan menjadi penentu kesinambungan yang kita impikan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UNISMA Bekasi periode 2023–2025, Dr. Amin, S.Pd., M.Si., juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa jabatannya. Ia juga menegaskan keyakinannya bahwa kepemimpinan selanjutnya akan memberi warna baru yang lebih baik. “Saya, sebagai mantan rektor, siap bahu-membahu agar UNISMA Bekasi yang akan bertransformasi menjadi UM.ID benar-benar maju dan berkembang,” tambahnya.
Di momen spesial tersebut, Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi yang sekaligus Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. menyampaikan bahwa transformasi UNISMA Bekasi menuju UM.ID merupakan fase strategis dalam menjawab harapan masyarakat Bekasi dan sekitarnya.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai instrumen pemajuan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berubah. Kepercayaan (trust) masyarakat dan dunia industri menjadi kunci utama yang harus dibangun.
“Perguruan tinggi harus dikembangkan atas kebutuhan dan keinginan masyarakat. Mahasiswa tidak datang hanya mencari ijazah, tetapi kualitas dan solusi,” ungkap Fauzan.
Ia juga menekankan empat faktor utama dalam membangun universitas unggul, yakni orientasi pada kebutuhan masyarakat, keunggulan berkelanjutan melalui pembaruan layanan dan infrastruktur, suasana kampus yang nyaman, serta kemampuan menciptakan tren dan solusi nyata bagi masyarakat.
“Kerja repetitif tanpa pembaruan bisa terlihat berjalan, tetapi sejatinya sedang mendesain kemunduran,” tandasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan ucapan selamat kepada rektor baru serta ungkapan terima kasih kepada rektor sebelumnya, yang kemudian dirangkai dalam suasana ramah tamah penuh keakraban.
Dengan serah terima kepemimpinan ini, UNISMA Bekasi resmi menapaki jalan baru sebagai Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM.ID) dengan harapan menjadi kampus unggul, dipercaya publik, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.



