Academic Collaborative Field Trips 2025: UNISMA Bekasi bersama 12 Universitas di Indonesia Jalin MoU dalam Kunjungan Industri ke Karangkraf Malaysia

Foto bersama Pendiri (Founder) Karangkraf, Dato' Hussamuddin Yaacub, dengan peserta Academic Trip 2025 dari Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi

Malaysia- Sebanyak 16 perguruan tinggi Indonesia yang tergabung dalam Academic Collaborative Field Trips 2025 melanjutkan rangkaian kegiatan international collaboration dengan kunjungan industri ke Karangkraf, Malaysia pada Selasa, 19 Agustus 2025. Academic Collaborative Field Trips 2025 sendiri merupakan program kolaborasi akademik yang di inisiasi oleh UPT Kerja Sama dan Pengembangan Usaha Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi bekerjasama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI Business School. Berlangsung pada 17–22 Agustus 2025 di tiga negara: Malaysia, Singapura, dan Thailand. Program ini dirancang untuk memperkuat jejaring internasional melalui forum akademik dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara universitas dan mitra luar negeri. Melalui MoU ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi, termasuk program magang internasional bagi mahasiswa. Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi global dan pengalaman internasional mahasiswa.


Kunjungan industri ke Karangkraf Malaysia menjadi salah satu agenda bergengsi dalam rangkaian kolaborasi internasional. Karangkraf merupakan salah satu perusahaan media dan penerbitan terbesar di Malaysia yang dikenal sebagai pusat kreativitas, inovasi, dan produksi konten berskala nasional maupun regional. Di sana, para peserta berkesempatan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Pendiri (Founder) Karangkraf, Dato' Hussamuddin Yaacub. Diskusi tersebut dipandu oleh Ria Marginingsih, MBA, selaku perwakilan dari UPT Kerja Sama dan Usaha  UNISMA Bekasi. Di Indonesia, Publisher Karangkraf hadir melalui PT Cordoba Internasional Indonesia (Quran Cordoba) yang berfokus pada penerbitan Al-Qur’an dan buku-buku Islami

Melalui kunjungan ini, para peserta tidak hanya berkesempatan untuk melihat langsung proses manajemen industri kreatif dan penerbitan modern, tetapi juga mengunjungi kantor jurnalisme dan percetakan Karangkraf sebagai bagian dari pembelajaran lapangan. Dalam kunjungan ke kantor jurnalisme Karangkraf, para peserta memperoleh wawasan langsung mengenai proses kerja redaksi.  Aktivitas ini memberikan gambaran nyata tentang dinamika dunia jurnalistik profesional di industri media Malaysia.

Selanjutnya, peserta juga berkesempatan mengunjungi unit percetakan Karangkraf, tempat berbagai produk media dan penerbitan modern diproduksi secara massal. Melalui kunjungan ini, peserta dapat memahami proses manajemen industri kreatif dan sistem produksi cetak yang efisien, sekaligus memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi percetakan internasional.

Dalam kunjungan ke Karangkraf Malaysia, para peserta juga membahas peluang kerja sama internasional, meliputi riset kolaboratif, program pengabdian masyarakat internasional, serta kesempatan magang di perusahaan Malaysia. Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Agreement (IA) bersama Karangkraf Malaysia.


Foto Bersama

Dari total 16 peserta, terdapat 13 perguruan tinggi yang menandatangani MoU dan IA dengan Karangkraf Malaysia, yaitu:

·        Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi

·        Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) GICI Business School

·        Universitas Pelita Bangsa

·        Universitas Nusa Bangsa

·        Universitas Kristen Maranatha

·        Universitas Ngudi Waluyo

·        Universitas Ichsan Gorontalo Utara

·        Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

·        Universitas Pohuwato

·        Universitas Ichsan Gorontalo

·        Institut Teknologi dan Bisnis Ichsan Boalemo

·        Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

·        Politeknik Bhakti Asih


👉 Baca juga: [Academic Collaborative Field Trips 2025: FGD di Hatyai University Thailand]

Selain agenda resmi di Karangkraf Malaysia, peserta Academic Collaborative Field Trips 2025 juga berkesempatan mengunjungi beberapa destinasi ikonik seperti Petronas Twin Towers dan Batu Caves. Kunjungan ini tidak hanya menjadi sarana mengenal budaya dan simbol Malaysia, tetapi juga mempererat interaksi antarperguruan tinggi peserta. Melalui momentum ini, para peserta dapat membangun relasi, bertukar gagasan, serta memperkuat jejaring kerja sama yang bermanfaat bagi pengembangan akademik di masa mendatang. (humasunismabekasi)