Raih IPK 4,00, Jeessy Isjtidla Buktikan Prestasi di Tengah Kesibukan Mengajar dan Mengurus Keluarga

Bekasi – Jeessy Isjtidla, M.Pd., mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia/UM.ID), berhasil meraih IPK 4,00 dengan predikat lulus dengan pujian dalam Yudisium Pascasarjana yang digelar pada Senin, 10 Agustus 2026, di Gedung I Lantai 3 UM Indonesia (UM.ID).

Capaian tersebut menjadi prestasi tersendiri bagi Jessy karena diraih di tengah kesibukannya sebagai pendidik dan ibu dari tiga anak. Ia mulai menempuh pendidikan S2 di UM Indonesia (UM.ID) pada 2024, setelah sebelumnya menyelesaikan S1 Program Studi Pendidikan Agama Islam di UNISMA pada 2011.

Dalam perjalanan kariernya, Jessy telah berkiprah di dunia pendidikan sejak masih menempuh S1. Ia pernah menjadi guru di SDIT Nurul Fikri dan dipercaya sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Saat ini, ia mengajar di SDIT Al Munawwarah sekaligus menjalankan tugas sebagai HRD dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Menurut Jessy, keberhasilan meraih IPK 4,00 tidak lepas dari konsistensi dalam menyelesaikan setiap tugas. Ia terbiasa langsung mengerjakan tugas yang diberikan dosen, mencari referensi, berdiskusi dengan teman, serta membangun komunikasi dengan pihak yang kompeten.

“Tidak ada strategi khusus, hanya saja ketika diberikan tugas oleh dosen langsung dikerjakan tanpa menunda. Segera mencari referensi juga diskusi dan kerja sama dengan teman-teman,” ungkapnya.

IMG_1964

Tantangan terbesar, lanjut Jessy, muncul ketika tugas kuliah dan pekerjaan memiliki tenggat waktu yang berdekatan. Ia pun harus mengatur waktu dengan baik dan mengerjakan tugas perkuliahan pada malam hari setelah anak-anak tidur.

Selain prestasi akademik, selama menempuh S2 Jessy menyelesaikan tesis berjudul “Hubungan Kompetensi Digital dan Change Orientation dengan Kreativitas Guru SMP se-Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.” Penelitian tersebut menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kompetensi digital serta change orientation dengan kreativitas guru.

Jessy menilai pengalaman selama menempuh pendidikan di UM Indonesia (UM.ID) turut memberikan pengaruh terhadap perkembangan dirinya dan kariernya sebagai pendidik.

“Pendidikan S2 di UM Indonesia (UM.ID) sangat memberikan pengaruh terhadap perkembangan karier. Karena dengan saya kuliah di UM Indonesia (UM.ID) dan bertemu dengan orang-orang hebat di kelas, membuka wawasan baru, pandangan yang berbeda sehingga saya bisa meng-upgrade diri menjadi lebih baik,” ujarnya.

Capaian tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UM Indonesia (UM.ID) untuk terus berproses dan memberikan prestasi terbaik. Jessy juga berkomitmen untuk tetap mengajar dan menebar manfaat, sembari membuka peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kepada mahasiswa UM Indonesia (UM.ID), ia berpesan, “Tetap semangat dan terus berusaha sebaik mungkin, bermanfaatlah untuk semua. Juga berdoalah, insyaAllah Allah tidak akan meninggalkan umat-Nya yang selalu berdoa.” (*) Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah Humas UM Indonesia