Bekasi – Kompetisi Robotic National Competition:
The Battle of Sumobots yang diselenggarakan Program Studi Teknik Elektro
Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia/UM.ID) berhasil menarik
antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari luar Pulau
Jawa. Salah satu peserta yang menempuh perjalanan antarpulau untuk mengikuti
kompetisi ini adalah Tim Nero dari Politeknik Bosowa Makassar, Sulawesi
Selatan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa ajang robotika tingkat nasional
yang digelar UM Indonesia (UM.ID) semakin dikenal sebagai wadah pengembangan
inovasi dan kompetensi di bidang teknologi robotika.
Kompetisi yang mengusung tema The Battle of
Sumobots ini mempertemukan para pelajar dan mahasiswa dalam adu kemampuan
merancang robot sumo yang mampu mendeteksi lawan secara otomatis, menyusun
strategi pertandingan, dan mendorong robot lawan keluar dari arena sesuai
regulasi yang telah ditetapkan.
Salah satu tim yang mencuri perhatian adalah Tim
Nero dari Politeknik Bosowa Makassar. Mereka membawa robot sumo dengan konsep
yang mengutamakan keseimbangan antara kekuatan dorong, kecepatan respons, dan
akurasi sensor. Robot tersebut dirancang agar mampu mendeteksi posisi lawan
dengan cepat, bergerak stabil di dalam arena, serta memiliki strategi menyerang
dan bertahan secara otomatis sehingga dapat tampil kompetitif di setiap
pertandingan.
La Ode Hadi R dan Imam Ahmad Sauqi selaku anggota Tim Nero mengungkapkan bahwa perjalanan jauh dari Makassar menuju Bekasi bukan menjadi penghalang untuk mengikuti kompetisi tersebut. Menurut mereka, pengalaman bertanding di tingkat nasional merupakan kesempatan berharga untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur kualitas robot yang telah dikembangkan.
"Alasan utama kami adalah untuk mencari pengalaman. Kami percaya bahwa pengalaman merupakan guru terbaik. Karena itu, meskipun harus menyeberangi pulau dan menempuh perjalanan yang cukup jauh, kami tetap antusias mengikuti kompetisi ini," ujar La Ode Hadi R
Dari sisi teknis, Tim Nero juga mengandalkan sejumlah keunggulan pada robot yang mereka bawa. Selain memiliki desain yang menarik, robot tersebut menggunakan motor dengan tenaga dan respons yang kuat serta blade yang dioptimalkan untuk menghasilkan dorongan maksimal ketika berhadapan dengan lawan di arena pertandingan.
Bagi para peserta, Robotic National Competition yang diselenggarakan Teknik Elektro UM Indonesia (UM.ID) dinilai memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan kompetisi robotika di berbagai perguruan tinggi besar di Indonesia. Mereka mengapresiasi penyelenggaraan ajang tersebut sebagai ruang untuk memperluas jejaring, bertukar pengalaman, sekaligus mendorong lahirnya inovasi di bidang robotika.
Melalui penyelenggaraan Robotic National Competition, Program Studi Teknik Elektro UM Indonesia (UM.ID) menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kompetisi robotika yang mampu mempertemukan talenta-talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran peserta dari luar Pulau Jawa, termasuk Makassar, menjadi gambaran bahwa ajang ini semakin dipercaya sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan semangat kolaborasi di bidang teknologi dan robotika. (*)
Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah
Humas UM Indonesia




