Bekasi — Menjadi seorang guru tak hanya
sekadar mengajar. Lebih dari itu, guru adalah pendidik, pembimbing, dan sosok
yang membentuk masa depan bangsa. Proses ini tak bisa dilepaskan dari
pendidikan profesi yang matang. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas
Islam 45 (UNISMA) Bekasi, melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), hadir
sebagai wadah untuk mencetak pendidik profesional yang siap menghadapi
tantangan zaman.
Baru-baru
ini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNISMA Bekasi menggelar acara
orientasi mahasiswa PPG Guru Tertentu Tahap II Tahun 2025. Acara ini menjadi
langkah awal bagi para calon pendidik dalam menempuh perjalanan akademis
mereka. Dengan semangat "Berintegritas, Berdampak, dan
Ramah", orientasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan bekal
penting untuk memahami etika, kurikulum, dan budaya akademik di kampus.
Membentuk Karakter Pendidik yang Berdampak
Acara yang
dilaksanakan di Hotel Merapi Merbabu, Ruang Tanjung Sari, pada tanggal 31 Juli
2025 ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan universitas. Dekan FKIP,
Yudi Budianti, M.Pd., menyampaikan pentingnya peran guru dalam mencerdaskan
kehidupan bangsa. "Pendidikan profesi guru bukan hanya tentang mendapatkan
gelar, tetapi juga tentang membentuk karakter dan mental yang kuat untuk
menjadi pendidik yang berdampak," ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Rangkaian
acara orientasi ini dirancang secara komprehensif, mencakup berbagai materi
yang esensial bagi calon guru. Salah satu sesi penting adalah materi tentang
kebijakan pembelajaran di UNISMA Bekasi yang disampaikan oleh Dr. Korri
Sundari, M.Pd. dan Yudha Asmara D. R., M.Kom. Materi ini memberikan gambaran
jelas mengenai standar dan harapan yang harus dipenuhi oleh setiap mahasiswa
PPG.
Peran Teknologi dan Kolaborasi dalam Pendidikan
Di era
digital, peran teknologi dalam pendidikan menjadi semakin krusial. Materi
"Mekanisme Pembelajaran di Ruang GTK" yang disampaikan oleh Arria
Ilhamaesa, S.Kom., menjadi sorotan. Sesi ini membekali mahasiswa dengan
pemahaman tentang platform pembelajaran daring dan alat-alat digital yang akan
mereka gunakan selama perkuliahan. Penguasaan teknologi ini diharapkan dapat
menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan
kebutuhan siswa masa kini.
Selain itu,
orientasi ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan jaringan profesional.
Dengan bergabung di program PPG di Bekasi, para
mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu dari para dosen, tetapi juga membangun
relasi dengan sesama calon pendidik. Sinergi ini akan menjadi modal berharga
saat mereka terjun ke dunia kerja kelak, saling berbagi pengalaman, dan
mendukung satu sama lain dalam menghadapi berbagai tantangan.
Melalui
program Pendidikan Profesi Guru (PPG), UNISMA Bekasi berupaya mencetak
guru-guru yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki
integritas, inovasi, dan dedikasi tinggi. Mereka diharapkan dapat menjadi agen
perubahan yang positif, membimbing generasi muda, dan mewujudkan visi
pendidikan Indonesia yang lebih maju. (humasunismabekasi)









