Bekasi – Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) menerima kunjungan dari MS ASIA Educational Services and Development dalam rangka memperkenalkan inisiatif program MS ASIA Global Network (MGN) di Ruang Rektor Gedung Pascasarjana UM Indonesia, Selasa (06/05). Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membuka ruang komunikasi sekaligus menjajaki peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan.
Dalam kunjungan itu, MS ASIA Educational Services and Development diwakili oleh Dr. Mutwakil Abdellatif Elfadni, Amirul Zaki Dato’ Sri Hj. Khairil, dan Ilham Nurhakim Madani. Rombongan disambut hangat oleh Wakil Rektor III UM Indonesia, Prof. Ir. Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi, S.T., M.Sc.Eng., PG-Certf., Ph.D., P.Eng., IPU., ASEAN.Eng., CPPM., APRM., Dip. Project Management.
MS ASIA Educational Services and Development merupakan perusahaan pendidikan yang berdiri sejak 2015 dan bergerak di bidang bahasa, pelatihan, penyelenggaraan konferensi internasional, rekrutmen mahasiswa untuk studi di Malaysia, serta program summer trip pendidikan. Jaringan MS ASIA Educational Services and Development disebut telah menjangkau lebih dari 12 negara di Asia dan Afrika, dengan lebih dari 10.000 peserta pelatihan, lebih dari 100 kursus, 17 konferensi dan forum internasional, serta 5 musim program summer.
Selain itu, MS ASIA Educational Services and Development juga mendorong pengembangan institusi pendidikan melalui program berbasis teknologi, peningkatan kapasitas Dosen, kegiatan pengembangan Mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat. Sejumlah manfaat keanggotaan yang ditawarkan antara lain akses prioritas ke beasiswa, peluang kemitraan dengan institusi internasional, konsultasi studi ke Malaysia, hingga kesempatan mengikuti konferensi dan pameran internasional.
Kehadiran delegasi MS ASIA Educational Services and Development di UM Indonesia menjadi langkah awal yang diharapkan dapat memperkuat jejaring global kampus serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang. Pertemuan tersebut juga menunjukkan komitmen UM Indonesia dalam memperluas koneksi internasional sebagai bagian dari pengembangan mutu pendidikan tinggi. (*)
Aulia Regita Rahman - Ratih Firdiyah (ed)


