Bekasi – Puncak Bekasi Innovation Week (BIW) 2025 telah digelar pada 24–25 November 2025
di kampus Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM-ID) / Universitas Islam 45
Bekasi (UNISMA) Bekasi, menunjukkan keberhasilan kerja sama antara Pemerintah
Kota Bekasi dan institusi pendidikan tinggi dalam memperkuat ekosistem inovasi
daerah.
Acara yang melibatkan ratusan inovator dari tiga klaster besar — pelajar SMA/SMK, mahasiswa, dan masyarakat umum termasuk para penggerak Posyantek tingkat kecamatan/kelurahan — menegaskan bahwa inovasi di Bekasi telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Acara terselenggara di dua lokasi utama di kampus UM-ID/UNISMA Bekasi:
·
Aula Suyati: lokasi Pameran Teknologi Tepat
Guna (TTG) dan Penganugerahan Inovasi TTG.
·
Ruang Seminar Gedung Pascasarjana Lantai 3:
lokasi Pelatihan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan BIMTEK.
Pembagian dua lokasi ini memungkinkan penyelenggaraan berlangsung
paralel dan efisien—pameran berjalan di satu sisi, sementara pelatihan dan
bimbingan teknis berlangsung intensif di tempat lain.
Prestasi Civitas Akademika dan Kolaborasi Multistakeholder
Salah satu aspek yang paling mencuri perhatian adalah capaian UM-ID/UNISMA
Bekasi yang mendominasi penganugerahan TTG Kota Bekasi 2025. Kampus bukan hanya
menjadi tuan rumah, tetapi tampil sebagai pusat lahirnya inovasi unggulan.
Prestasi yang diraih:
·
Juara 1
TTG Kota Bekasi 2025 – Mahasiswa Teknik Elektro UNISMA lewat inovasi PSEUDO
Gate.
·
Juara 2
TTG Unggulan 2025 – Kolaborasi Teknik Elektro & Informatika UNISMA/UM-ID
bersama Universitas Gunadarma lewat inovasi SIGAP Asma.
·
Juara 3
TTG Inovasi Masyarakat Kota
Bekasi
2025 – Tim dosen PJKR UNISMA/UM-ID lewat inovasi Aplikasi Kecepatan Pukulan
Beladiri.
Prestasi ini menegaskan kemampuan kampus dalam memimpin inovasi,
sekaligus memperlihatkan keberhasilan kolaborasi lintas disiplin dan
antarperguruan tinggi.
Komitmen Pemerintah Daerah, Inovasi untuk Layanan Publik & Ekonomi Masyarakat
Acara dibuka oleh Abdul Harris Bobihoe, Wakil Wali Kota Bekasi, yang dalam sambutannya menyampaikan, “Acara puncak Bekasi Innovation Week ini bukan hanya sebagai ajang pameran, tetapi wadah pembelajaran, pertukaran ide, dan kolaborasi demi terciptanya inovasi dan teknologi yang benar-benar memberi nilai tambah bagi pemerintah maupun masyarakat Kota Bekasi.”
Sementara itu, Drs. Dinar Faizal Badar, Kepala Bappelitbangda,
menegaskan peran utama BIW sebagai motivasi bagi masyarakat untuk terus berinovasi.
Dalam data yang dipublikasikan Bappelitbangda untuk periode 2020–2025, Bekasi
telah mencatat: 421 Inovasi Daerah, 140 Inovasi TTG, 21 Posyantek Aktif. Angka
ini memperlihatkan bahwa inovasi di Bekasi telah memiliki basis talenta dan
ekosistem yang hidup.
Harapan Kota Bekasi untuk Arah Inovasi ke Depan
Pada penutupan acara, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, Wali Kota Bekasi,
memberikan sambutan puncak sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para
inovator. Pada acara tersebut menegaskan bahwa transformasi UNISMA Bekasi
menjadi UM.ID sejalan dengan kebutuhan kota untuk memperkuat kolaborasi inovasi
di masa depan.
“Melalui ajang ini, Pemkot Bekasi menegaskan komitmen bahwa
inovasi bukan sekadar dipamerkan, tetapi harus diimplementasikan, memberi
peluang ekonomi bagi masyarakat, mendorong pembangunan wilayah, dan melahirkan
inovasi baru yang berkelanjutan bagi karakter kota industri yang semakin
adaptif.” ucapnya. (Humas UNISMA Bekasi)


