Bekasi- Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi
memperkuat tata kelola desa dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, kehadiran
mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi yang
sedang dalam proses trasnformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM
Indonesia) di Kecamatan Tambelang
menjadi bagian dari kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah
daerah.
Sebanyak 17 kelompok mahasiswa diterjunkan pada Semester
Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 dengan pendekatan berbasis kebutuhan desa.
Sejak tahap awal, program dirancang melalui koordinasi dengan pemerintah
kecamatan dan aparatur desa agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Tambelang, sebagai salah satu wilayah yang terus bertumbuh
di Kabupaten Bekasi, menghadapi tantangan klasik: penguatan administrasi desa,
peningkatan kapasitas UMKM, serta adaptasi terhadap literasi digital. Dalam
konteks itulah mahasiswa hadir bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik,
melainkan menjadi mitra kerja pemerintah desa.
Sebagai bentuk konkret pengabdian, mahasiswa menghadirkan
sejumlah program unggulan, mulai dari pengolahan maggot kering sebagai solusi
pengelolaan sampah organik dan alternatif pakan ternak bernilai ekonomis,
pendampingan UMKM melalui pembaruan desain kemasan kekinian dan pemasaran
digital, hingga penyusunan denah desa serta pengembangan website desa guna
mendukung transparansi informasi dan digitalisasi pelayanan publik.
Selama masa pengabdian, mahasiswa terlibat dalam penyusunan
dan pembaruan dokumen administratif desa, pendataan kebutuhan masyarakat,
hingga pendampingan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program
literasi digital juga diberikan kepada aparatur desa dan masyarakat untuk
mendukung pelayanan publik yang lebih efektif.
Pendekatan ini sejalan dengan agenda pembangunan daerah yang menekankan tata kelola berbasis data serta pemberdayaan ekonomi lokal. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses administrasi desa sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha masyarakat.
Pada kegiatan penutupan yang digelar di Kantor Kecamatan Tambelang, Camat Tambelang, Cecep Suryadi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa.
“Jangan lupakan silaturahmi. Kami meyakini adik-adik mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin Indonesia 2045. Kepintaran dan kecerdasan tidak akan berarti tanpa sikap yang baik. Karena itu, terus jaga dan kembangkan attitude dalam setiap langkah,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang, terutama dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi sekaligus karakter.
Bagi UNISMA Bekasi, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga komitmen untuk hadir dalam dinamika pembangunan daerah. Sinergi dengan pemerintah daerah dipandang sebagai strategi untuk memastikan program pengabdian memiliki arah yang jelas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Model kolaborasi ini diharapkan terus dikembangkan secara lebih terintegrasi, sehingga kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan Kabupaten Bekasi tidak bersifat seremonial, melainkan berkelanjutan dan berdampak nyata. (*)
Humas
Tiaran Rosita/ Ratih Firdiyah







