Kuliah Tanpa Khawatir Biaya, Webinar UM Indonesia Hadirkan Rahasia Lolos KIP Kuliah

Bekasi – UM Indonesia (UNISMA Bekasi) sukses menggelar webinar pendidikan bertajuk "Spill Cara Lolos KIP: Kuliah Lancar, Masa Depan Terjamin". Acara yang berlangsung secara daring melalui Google Meet pada Sabtu (4/7/2026) ini menjadi wadah bagi calon mahasiswa untuk memperoleh informasi sekaligus motivasi dalam meraih Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Webinar yang diselenggarakan secara gratis dan terbuka untuk umum tersebut merupakan bentuk komitmen UM Indonesia dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun berprestasi. Melalui program KIP Kuliah, UM Indonesia berharap semakin banyak calon mahasiswa yang dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya kuliah.

Narasumber utama dalam webinar ini adalah Silah Safira, mahasiswa UM Indonesia sekaligus penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan I Tahun 2022. Pengalamannya berhasil lolos dari seleksi yang saat itu diikuti sekitar 200 peserta menjadi inspirasi tersendiri bagi para peserta webinar. Silah menceritakan bahwa dirinya pertama kali mengetahui informasi mengenai KIP Kuliah melalui media sosial Instagram UM Indonesia. Saat itu, ia telah mengajar di sebuah madrasah dan sekolah sehingga memiliki keinginan besar untuk melanjutkan pendidikan demi meningkatkan kompetensi sebagai calon pendidik.

"Awalnya saya mengetahui informasi KIP Kuliah dari Instagram UM Indonesia. Saat itu saya sudah mengajar di madrasah dan sekolah, sehingga saya merasa perlu menambah ilmu sebagai bekal menjadi guru di masa depan," ungkap Silah.

Dalam sesi berbagi pengalaman, Silah menjelaskan bahwa kunci utama agar lolos seleksi bukan hanya berasal dari prestasi akademik, tetapi juga dari ketelitian dalam mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan. Menurutnya, proses administrasi membutuhkan kesabaran karena harus memastikan setiap data benar, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan.

"Persiapan yang paling penting adalah kelengkapan berkas. Saya harus bolak-balik ke kelurahan untuk memastikan semua data benar dan tidak ada kekurangan. Selain itu, pelajari juga tahapan tes dan wawancaranya," jelasnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak memaksakan diri mendaftar apabila memang tidak memenuhi kriteria penerima KIP Kuliah. Banyak peserta gagal karena kurang memahami persyaratan atau data yang diajukan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Menurut Silah, calon pendaftar sebaiknya terlebih dahulu memastikan status sebagai penerima PIP saat sekolah, mengecek data kesejahteraan pada DTKS, serta memastikan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) benar-benar sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga.

Selain membantu dari sisi pembiayaan, Beasiswa KIP Kuliah juga memberikan perubahan besar dalam perjalanan akademiknya. Ia mengaku kesempatan yang diperoleh selama menjadi mahasiswa UM Indonesia jauh melampaui ekspektasinya.

 

"Beasiswa ini sangat mempermudah saya menuntut ilmu. Saya mendapat banyak kesempatan mengikuti berbagai kegiatan internal maupun eksternal kampus. Bahkan sekarang saya bisa menjadi bagian dari kampus yang saya banggakan," tuturnya.

Di akhir sesi, Silah memberikan pesan penyemangat kepada seluruh calon mahasiswa agar tidak takut mencoba mendaftar KIP Kuliah meskipun persaingan cukup ketat.

"Kalau memang kalian memenuhi syarat, jangan ragu untuk mencoba. Pastikan data desil sesuai kondisi sebenarnya, manfaatkan SKTM sebagaimana mestinya, dan yang paling penting, coba dulu saja. Kalian bisa menjadi apa pun tanpa halangan jika mau berusaha," pesannya.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang webinar. Selain memperoleh materi yang aplikatif dan inspiratif, peserta juga aktif berdiskusi secara langsung dengan narasumber mengenai proses pendaftaran hingga tahapan seleksi KIP Kuliah.

Melalui webinar ini, UM Indonesia berharap semakin banyak lulusan SMA/SMK sederajat yang berani memanfaatkan peluang Beasiswa KIP Kuliah untuk mewujudkan cita-cita mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UM Indonesia dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan semangat "Kuliah Dekat, Karir Cepat." *

Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah
Humas UM Indonesia (UNISMA Bekasi)

6231149965224906343