Bekasi — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia), Sarmila Mirda, berhasil meraih Juara III nomor lompat tinggi pada Invitasi Cabang Olahraga Mahasiswa Tingkat Nasional Tahun 2026. Menariknya, capaian tersebut diraih setelah Sarmila menjalani persiapan khusus hanya sekitar dua minggu.
Kompetisi tersebut berlangsung pada 8–10 September 2026 di Stadion Atletik, Rawamangun, Jakarta Timur. Capaian Sarmila menjadi prestasi yang membanggakan bagi UM Indonesia, terlebih karena nomor lompat tinggi bukanlah nomor yang sejak awal dipersiapkannya secara khusus.
Sarmila yang kini duduk di semester 3 PJKR UM Indonesia mengungkapkan bahwa dirinya semula lebih fokus mempersiapkan nomor sprint, khususnya estafet 4 × 100 meter. Kesempatan untuk mengikuti nomor lompat tinggi kemudian datang dan ia memilih untuk mencoba tantangan tersebut.
“Awalnya saya memang lebih fokus mengikuti nomor sprint, yaitu estafet 4 × 100 meter. Kemudian saya mendapat kesempatan untuk mengikuti nomor lompat tinggi dalam kompetisi tersebut,” ujar Sarmila.
Meski telah mengenal olahraga atletik sejak duduk di bangku SD hingga SMP, Sarmila mengaku baru kembali mempelajarinya secara lebih serius ketika memasuki bangku perkuliahan, terutama pada semester 1–2. Untuk nomor lompat tinggi sendiri, ia belum lama menekuninya secara khusus.
Kondisi tersebut membuat persiapan menuju pertandingan berlangsung sangat singkat. Sarmila menyebut dirinya hanya memiliki waktu sekitar dua minggu untuk mempersiapkan nomor lompat tinggi. Kendati demikian, dukungan dari orang tua, teman-teman, pasangan, serta coach menjadi sumber motivasi yang membuatnya berani tampil.
Di tengah persiapan yang singkat, dukungan coach Bu Elly, menjadi salah satu penguat mental Sarmila. Pesan sederhana yang disampaikan sebelum bertanding bahkan terus diingatnya.
“Menang kalah sudah biasa, yang penting berani nyoba,” kata Bu Elly, sebagaimana dituturkan kembali oleh Sarmila.
Tantangan lain muncul ketika Sarmila melihat para pesaingnya yang memiliki postur tubuh lebih tinggi. Dengan tinggi sekitar 158 cm, ia harus berhadapan dengan sejumlah atlet yang memiliki tinggi sekitar 165–170 cm. Situasi tersebut sempat membuatnya merasa takut dan minder.
Namun, Sarmila memilih untuk tidak larut dalam kekhawatiran. Ia berusaha memusatkan perhatian pada kemampuan sendiri dan menjalani perlombaan sebaik mungkin hingga akhir. Keberanian tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan raihan posisi ketiga.
“Dari awal saya sama sekali tidak memiliki ekspektasi untuk bisa meraih juara, terutama karena persiapannya sangat singkat. Ketika mengetahui bahwa saya berhasil meraih Juara III, perasaan saya benar-benar campur aduk. Rasanya seperti tidak menyangka, terharu, dan tentunya sangat senang,” ungkapnya.
Bagi Sarmila, medali perunggu tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi pengalaman penting yang meningkatkan kepercayaan dirinya untuk terus berkembang di bidang atletik. Ia menilai pencapaian tersebut membuktikan bahwa keberanian untuk mencoba, usaha, serta dukungan dari orang-orang terdekat dapat menghadirkan hasil yang sebelumnya tidak terbayangkan.
“Prestasi ini sangat berarti karena menjadi salah satu pencapaian yang benar-benar tidak saya duga sebelumnya. Awalnya saya hanya mencoba dan tidak memiliki ekspektasi mendapatkan juara, tetapi ternyata saya bisa membawa pulang medali perunggu,” katanya.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi Sarmila bagi PJKR dan UM Indonesia. Ia berharap capaian ini dapat menjadi kebanggaan bagi almamater sekaligus memotivasi dirinya untuk terus berprestasi pada kompetisi berikutnya.
Ke depan, Sarmila menargetkan pencapaian yang lebih tinggi, termasuk meraih medali emas. Ia berkomitmen untuk meningkatkan intensitas latihan, kemampuan, dan pengalaman bertanding agar dapat memberikan hasil yang lebih baik.
“Target saya tentunya ingin meraih medali emas dan juga dibarengi dengan usaha dan doa. Harapan saya adalah terus semangat berlatih, meningkatkan kemampuan dan terus menambah pengalaman. Semoga di event selanjutnya saya bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan saya, serta dapat terus membawa nama baik UM Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi lagi,” pungkas Sarmila. (*)
Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah
Humas UM Indonesia
