Bekasi- Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) UM Indonesia (UNISMA Bekasi) menyambut tim asesor dalam rangka visitasi Asesmen Lapangan (AL) re-akreditasi program studi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pascasarjana ini merupakan tonggak penting dalam upaya universitas menjaga dan meningkatkan standar kualitas pendidikan tinggi.
Proses visitasi ini bertujuan untuk memverifikasi kesesuaian antara data yang dilaporkan dalam instrumen akreditasi dengan realitas operasional di lapangan. Fokus penilaian mencakup sebelas kriteria utama, mulai dari visi dan misi, tata kelola, kemahasiswaan, hingga capaian tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta pelaksanaan penjaminan mutu.
Proses Asesmen Lapangan Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan (MIP) dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) dengan tim asesor yaitu Prof. Dr. Yulianto, M.S. dari Universitas Lampung dan Dr. Drs. Fauzi, M.Si. dari Universitas Brawijaya. Asesmen Lapangan dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 29 April 2026.
Komitmen terhadap Kualitas Tata Kelola
Rektor UM Indonesia (UNISMA Bekasi) yang diwakili oleh Wakil Rektor I, Prof. Dr. Muhammad Da’i, S.Si., M.Si., Apt., dalam sambutannya menekankan bahwa visitasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan cerminan komitmen universitas dalam mencetak lulusan magister yang kompeten di bidang tata kelola pemerintahan.
“Kami telah mempersiapkan seluruh perangkat akademik dan infrastruktur pendukung dengan maksimal. Akreditasi ini adalah momentum bagi Prodi Magister Ilmu Pemerintahan untuk membuktikan bahwa kurikulum dan proses belajar-mengajar kami telah sejalan dengan kebutuhan dinamika pemerintahan modern,” ujar Rektor dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Rektor I.
Fokus Asesmen dan Harapan ke Depan
Selama kegiatan berlangsung, tim asesor melaksanakan sejumlah agenda, antara lain:
Wawancara pemangku kepentingan, melibatkan pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan (user).
Peninjauan fasilitas, seperti ruang kelas, perpustakaan, serta Laboratorium Magister Ilmu Pemerintahan.
Validasi dokumen, meliputi berkas akademik, karya ilmiah dosen, dan laporan keuangan program studi.
Melalui Asesmen Lapangan ini, diharapkan Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan UM Indonesia (UNISMA Bekasi) semakin kompetitif dan menjadi rujukan utama bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun praktisi pemerintahan, politik, dan kebijakan publik yang ingin memperdalam studi kebijakan publik serta manajemen pemerintahan.
Program studi ini merupakan institusi pendidikan pascasarjana yang berfokus pada pengembangan keilmuan pemerintahan berbasis nilai-nilai Islam dan kearifan lokal, guna menghasilkan pemimpin yang berintegritas dan visioner.
Ainur Rofieq, M.I.P.
