UM Indonesia (UNISMA Bekasi) Melesat, Delapan Jurnal Ilmiah Resmi Terakreditasi SINTA

Bekasi – UM Indonesia (Universitas Muhammadiyah Indonesia/UNISMA Bekasi) kembali menunjukkan akselerasi prestasi di kancah akademik nasional. Sebanyak delapan jurnal ilmiah di lingkungan kampus resmi meraih akreditasi SINTA berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.


Capaian ini tertuang dalam Keputusan Nomor 0228/DTS/C3/DT.05.00/2026 dan 286/DST/C3/HM.01.00/2026 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode II Tahun 2025.


Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), UM Indonesia (UNISMA Bekasi) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola jurnal atas dedikasi dan konsistensi dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah yang berstandar nasional.


Kepala LPPM UM Indonesia (UNISMA Bekasi), Dr. Siti Nurhidayah, M.Si., menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil nyata dari komitmen kampus dalam membangun ekosistem riset yang unggul dan berkelanjutan.


“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu serta tata kelola jurnal ilmiah di UM Indonesia (UNISMA Bekasi),” ujarnya.


Adapun rincian hasil akreditasi jurnal adalah sebagai berikut:


Akreditasi Baru:

Jurnal SOUL (SINTA 2, Jurnal Maslahah (SINTA 3), Jurnal Kinerja (SINTA 3), Jurnal At-Tamwil (SINTA 5), Jurnal Turats (SINTA 5), Jurnal Kybernan (SINTA 6)


Re-Akreditasi:

Jurnal Devosi (meningkat menjadi SINTA 4), Jurnal Makna (tetap SINTA 4)


Pencapaian ini semakin memperkuat posisi UM Indonesia (UNISMA Bekasi) sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui publikasi ilmiah yang berkualitas dan terakreditasi nasional.


Akreditasi SINTA sendiri menjadi indikator penting dalam menilai kualitas jurnal ilmiah di Indonesia, mencakup aspek substansi keilmuan, manajemen penerbitan, hingga dampak akademik yang dihasilkan.


Ke depan, UM Indonesia (UNISMA Bekasi) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, memperluas kolaborasi riset, serta mendorong dosen dan mahasiswa menghasilkan karya inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)