Bekasi – Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia/UM.ID)membekali mahasiswa dan siswa-siswi sederajat dengan pemahaman dasar pengembangan aplikasi web melalui Pelatihan INTECH 2026 bertajuk “Modern Web Development”, Kamis (20/8/2026), di Lab AI Gedung F UM Indonesia.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Malikus Sumadyo, M.T., Dosen Pemrograman Program Studi Informatika S1, sebagai pemateri. Pelatihan diikuti oleh mahasiswa serta siswa-siswi sederajat yang ingin memperluas wawasan dan pemahaman mengenai pengembangan aplikasi web.
Mengusung konsep pembelajaran berbasis praktik, INTECH 2026 mengajak peserta memahami dasar pengembangan aplikasi web melalui studi kasus aplikasi CRUD untuk pengelolaan Data Mahasiswa. Menariknya, studi kasus yang sama dikembangkan menggunakan dua pendekatan teknologi berbeda, yaitu Flask + SQLite + HTML/CSS dan PHP + MySQL + HTML/CSS.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep dasar pengembangan web, tetapi juga diajak memahami bagaimana browser, server, dan database saling terhubung dalam sebuah aplikasi. Pemahaman tersebut kemudian diterapkan melalui studi kasus pengelolaan Data Mahasiswa dengan konsep CRUD (Create, Read, Update, dan Delete).
Materi kemudian berlanjut pada pengenalan komponen dasar dalam pengembangan web. Peserta mempelajari peran HTML sebagai struktur atau kerangka halaman, yang digunakan untuk membangun berbagai elemen seperti teks, tabel, tombol, hingga formulir input.
Selain itu, peserta juga dikenalkan dengan CSS sebagai bagian yang mengatur tampilan visual halaman web, termasuk warna, ukuran, jarak, bentuk tombol, dan berbagai elemen desain lainnya. Dalam materi tersebut, HTML dan CSS dianalogikan sebagai struktur rumah beserta unsur visual yang melengkapinya.
Memasuki sesi praktik, peserta mempelajari konsep CRUD (Create, Read, Update, Delete) sebagai salah satu dasar dalam pengembangan aplikasi berbasis data. Melalui studi kasus Data Mahasiswa, peserta diajak memahami proses menambahkan, menampilkan, mengubah, dan menghapus data.
Pendekatan pertama menggunakan Flask berbasis Python yang dipadukan dengan database SQLite, sedangkan pendekatan kedua menggunakan PHP dengan MySQL. Kedua sesi tersebut menunjukkan bahwa meskipun teknologi dan sintaks yang digunakan berbeda, konsep dasar pengolahan data dalam aplikasi web tetap memiliki alur yang serupa.
Melalui materi tersebut, peserta juga memperoleh pemahaman bahwa HTML berperan dalam membangun struktur halaman, CSS mengatur tampilan, database berfungsi menyimpan data, sementara Flask atau PHP menjalankan logika aplikasi yang menghubungkan seluruh komponen tersebut. Pemahaman konsep dasar ini menjadi bekal penting sebelum peserta mendalami teknologi dan framework pengembangan web lainnya.
Pelatihan INTECH 2026 diharapkan dapat menjadi ruang belajar dan pengembangan kompetensi bagi mahasiswa maupun siswa-siswi sederajat, khususnya dalam memahami dasar-dasar teknologi pengembangan aplikasi web.
Melalui kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika berharap peserta tidak hanya mengenal berbagai teknologi yang digunakan dalam pengembangan web, tetapi juga memahami konsep dasarnya sehingga dapat terus mengembangkan kemampuan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital di masa mendatang. (*) Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah Humas UM Indonesia



