Bekasi — Inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai merambah pembelajaran olahraga di sekolah. Vicko Valentino (41182191230059), mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UM Indonesia, mengembangkan teknologi yang mampu menganalisis dan menilai gerakan olahraga siswa secara objektif dan real-time hanya dengan menggunakan smartphone.
Vicko juga berhasil meraih Juara 1 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Universitas UM Indonesia tahun 2026 berkat inovasi tersebut.
Inovasi bernama SMART-MOTION ini merupakan sistem AI motion capture yang membantu guru PJOK mengevaluasi teknik gerakan siswa secara lebih terukur berdasarkan aspek biomekanika seperti sudut sendi dan pola gerak.
“Inovasi saya bernama Smart-Motion, yaitu teknologi berbasis AI motion capture yang digunakan untuk menganalisis gerakan olahraga. Fokusnya di bidang biomekanika, jadi sistem ini bisa membantu melihat apakah teknik gerakan yang kita lakukan sudah benar atau belum,” ujar Vicko.
Ia menambahkan, inovasi ini bertujuan membantu siswa, khususnya di sekolah dasar, agar dapat belajar teknik olahraga dengan lebih tepat, efektif, dan aman dari risiko cedera.
SMART-MOTION memanfaatkan teknologi computer vision tanpa sensor tambahan dan dapat diakses hanya dengan kamera smartphone. Selain membantu guru, sistem ini juga membuat pembelajaran lebih interaktif karena siswa dapat melihat dan memperbaiki gerakan mereka secara mandiri. Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi pembelajaran olahraga berbasis teknologi di sekolah-sekolah Indonesia.
Terkait pencapaian tersebut, Vicko merasa sangat bangga. Apalagi keberhasilan ini merupakan perjuangan yang tidak instan.
“Rasanya tentu senang banget dan juga bangga, apalagi ini sudah ketiga kalinya saya ikut Pilmapres. Perjalanannya nggak selalu mulus, tapi ketika akhirnya meraih juara 1, rasanya sangat bersyukur karena semua usaha terbayar,” ungkapnya.
Humas UM Indonesia (UNISMA Bekasi)
Tiaran Rosita- Ratih Firdiyah (ed)
