Bekasi – Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM
Indonesia/UM.ID) melalui mahasiswa Program Studi Teknik Elektro
menyelenggarakan Seminar "Perkembangan dan Implementasi Robotika Berbasis
Internet of Things (IoT) untuk Masa Depan" pada Senin (3/8/2026). Kegiatan
ini diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah sebagai upaya memperkenalkan
perkembangan teknologi robotika sekaligus meningkatkan minat generasi muda
terhadap dunia teknologi dan inovasi.
Seminar menghadirkan Sofyan Mufti Prasetiyo, S.T.,
M.Kom. sebagai narasumber yang membahas perkembangan robotika berbasis IoT
beserta implementasinya di berbagai sektor. Melalui kegiatan ini, peserta diajak
memahami bahwa robotika dan IoT tidak lagi menjadi teknologi masa depan semata,
melainkan telah menjadi bagian dari transformasi digital yang diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DIKA)
UM Indonesia (UM.ID), Dr. Hasan Basri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa
perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang
memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir inovatif, dan terus belajar.
"Kami ingin adik-adik siswa tidak hanya menjadi
pengguna teknologi, tetapi juga memiliki keberanian untuk belajar menciptakan
inovasi. Kampus harus menjadi tempat yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan
kebutuhan dunia industri," ujar Dr. Hasan Basri.
Dalam pemaparannya, Sofyan menjelaskan konsep dasar
robotika, sistem sensor, hingga pemanfaatan Internet of Things (IoT) yang
memungkinkan perangkat bekerja secara otomatis sekaligus dipantau dan
dikendalikan dari jarak jauh. Menurutnya, teknologi tersebut kini telah
diterapkan di berbagai bidang, seperti industri manufaktur, pertanian cerdas (smart
farming), layanan kesehatan, hingga sistem otomasi rumah (smart home).
Ia juga memperkenalkan berbagai peluang karier yang
semakin dibutuhkan di era industri digital, seperti Robotics Engineer, Embedded
System Developer, dan IoT Security Specialist. Menurutnya, perkembangan
teknologi membuka banyak kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi
dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Sofyan mendorong para peserta untuk
mulai membangun kompetensi sejak dini dengan mempelajari dasar-dasar
elektronika, pemrograman mikrokontroler seperti Arduino dan ESP32, serta aktif
mengikuti pelatihan maupun kompetisi robotika. Langkah tersebut dinilai menjadi
bekal penting dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin berbasis
teknologi.
Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme
tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara kerja
robot, penerapan IoT dalam kehidupan sehari-hari, hingga jalur pendidikan yang
dapat ditempuh untuk berkarier di bidang robotika dan teknologi digital.
Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya minat generasi muda untuk mengenal
dan mendalami perkembangan teknologi sejak dini.
Melalui seminar ini, UM Indonesia (UM.ID) berharap
dapat memperluas wawasan peserta mengenai perkembangan robotika dan Internet of
Things sekaligus menumbuhkan semangat inovasi di kalangan pelajar. Kegiatan ini
juga menjadi bagian dari komitmen UM Indonesia (UM.ID) dalam menghadirkan
program akademik yang relevan dengan kebutuhan industri serta mempersiapkan
generasi muda yang siap menghadapi tantangan era transformasi digital. (*)
Nasywa Fadya - Ratih Firdiyah
Humas UM Indonesia





